SOFT SKILL 2026: MEMBANGUN SOFT SKILL DI ERA DIGITAL, DARI PELAJAR MENJADI PROFESIONAL
Soft skill adalah kemampuan seseorang secara non-teknis yang dapat menentukan bagaimana cara seseorang berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan orang lain. Tujuan dari kegiatan Soft skill yaitu untuk meningkatkan kemampuan individu dalam berinterkasi, berkomunikasi, dan mengelola diri sendiri secara efektif baik dalam lingkungan profesional maupun sosial. Soft skill sendiri mempunyai fungsi yang sangat berguna yaitu untuk menunjang kesuksesan karier dan kehidupan pribadi dengan mengatur diri sendiri serta berinteraksi dengan orang lain
SMKS PUSAT KEUNGGULAN TRIDAYA BEKASI telah melakukan kegiatan soft skill secara bertahap yang dibagi menjadi 3 batch, tepatnya pada 4 April, 18 April, dan 2 Mei 2026 guna meningkatkan kemampuan interpersonal, komunikasi, dan pengelolaan diri agar dapat berinteraksi secara efektif serta beradaptasi dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial. Pelatihan ini bertujuan membentuk karakter proaktif, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan kemampuan problem solving yang krusial untuk kesuksesan karier.
Berikut adalah materi yang disampaikan oleh narasumber dalam kegiatan seminar softskill:
1. ANALISIS S.W.O.T PADA DIRI PRIBADI
Materi yang pertama adalah analisis S.W.O.T pada diri pribadi. Materi ini dibawakan oleh narasumber Distam Agus S., S.Ak, C.PS, MOS, C.SP yang bekerja sebagai Corporate Management di PT. Epson Indonesia, dan juga merupakan alumni dari SMK Pusat Keunggulan Tridaya. Analisis S.W.O.T pada diri pribadi merupakan sebuah langkah metode perencanaan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) pada diri seseorang. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang mungkin akan muncul saat memasuki dunia sosial. Hal ini sangat berpengaruh bagi seseorang karena dapat menjadi acuan jawaban pada saat tes interview untuk melamar pekerjaan.
2. PSIKOTES
Materi kedua adalah pengenalan psikotes yang dibawakan oleh narasumber bernama Haris Munbarzan, S.Pd., dari Forum Komunitas BKK Kabupaten Bekasi. Psikotes dalam konteks softskill adalah rangkaian tes psikologis yang dirancang secara khusus untuk mengukur kemampuan non-teknis, kepribadian, karakter, perilaku, dan potensi emosional seorang individu. Berbeda dengan tes kemampuan teknis (hard skill), psikotes ini bertujuan menilai bagaimana seseorang berinteraksi, menyelesaikan masalah, dan berperilaku dalam situasi kerja. Dalam materi tersebut, para peserta diperlihatkan seperti apa psikotes itu serta bagaimana cara menjawab psikotes tersebut.
3. PERSONAL BRANDING
Materi terakhir adalah langkah membuat personal branding yang dibawakan oleh narasumber Candra Dwi Hardiana, S.Sos., M.Si., dari STIE Bisnis Internasional Indonesia. Personal branding merupakan sebuah proses dimana kita membangun, mengelola, dan mempromosikan reputasi diri kita kepada orang lain. Materi ini ada untuk membantu para murid menyusun identitas formal mereka, personal branding sendiri dapat menjadi acuan kita dalam membuat CV (Curriculum Vitae).







One Comment
Chika Azziyati
Bagus banget setelah baca ini, kita yang ga tau jd tau ternyata dengan adanya SOFTSKILL dismk TRIDAYA ini justru makin memberikan gambaran secara singkat untuk setiap kaka kaka kelas mempersiapkan dalam menghadapi dunia kerja. Terimakasih penulis☺️